Statcounter

Thursday, February 5, 2009

Turning Back The Hands Of Time, Anybody?

Ini sambungan daripada post yang bertajuk, “If I could turn back the hands of time.” This time I tulis malay la, bagi2 ba kan. Daripada comment abang kesayangan sia tu, then I have the urge to write this one la. Sebelum ada sesiapa yang salah paham atau terbawa-bawa dengan emosi nda ketentuan sia di page tu, sila la tenangkan diri anda dengan membaca page ni pula. (*giggles)

Yes true my dear brother. Jangan kita menyesal apa jadi di masa lalu. Sangat betul sekali. In fact, benda yang sia tulis tu ari tu, adalah apabila sia DITANYA sama ada kalau sia berpeluang ubah sesuatu di masa lalu, Apa yang akan sia buat? Nah…itu persoalannya di sana. Tapi ikut rasional pikiran sia ni, sia mimang ada another theory untuk melengkapkan whatever persoalan yg timbul tu.

I look at who I am now. Walaupun setiap tahun sia cakap sama diri sia, Alangkah bagusnya kalau sia tidak pilih tu school masa sia 12 tahun, TIADA GUNA juga. Sebab benda tu sudah berlalu. Kalau sia mau merajuk sama hidup sia sendiri pun, teda guna, putih mata ja. Then what should I do? Find the rationale behind this. Be positive, cakap abang sia. Then macamana untuk sia tidak rasa “sayang” dengan keputusan silap yang sia pernah buat? Betulkah itu satu keputusan yang silap, by the way? Ahaa… begini ceritanya.

Positive thinking punya cara. Look at me now. Apa yang sia suka sama hidup sia sekarang? Sepa orang2 yang begitu bermakna yang pernah datang dalam hidup sia? Apakah saat2 yang paling sia suka yang pernah dia lalui dengan kawan2 oleh org istimewa? Apa kenangan yang paling indah yg sia ada? Nah… kalau sia ada sudah jawapan sama tu semua. Then dengan mudahnya sia dapat explain sama kamu. This is my theory.

Mimang betul, in a way, sia rasa sia buat satu keputusan yang tidak berapa baik tu masa. Daripada ikut jalan A, sia pilih jalan B. Jalan B telah bagi sia apa yang sia ada sekarang. Orang2 yg sia sayang. Kawan2 sia. Barang2 yang sia ada. Yang paling penting sekali, kenangan yang sudah sia lalui. Sia akan tanya diri sia sendiri. KALAULAH sia ikut jalan A, mungkin sia TIADA ini semua. Kawan2 baik sia yang 7 org tu mungkin sia nda akan jumpa pun. Boyfriend2 sia pula mungkin tidak la sebaik yang sia pernah ada, dan macam2 lagi kemungkinan. Kenangan yang paling indah yg sia ada pun terpaksa sia lepaskan. Sia cuma tau, gara2 sia terpilih sekolah tu la, sia sampai di sini dan lalui macam2 kenangan; pahit atau manis tu perkara biasa. Tapi kenangan2 indah tu, yang sia bawa sampai bila2 itu adalah SAH milik sia.

Setelah sia lalui jalan B ni, baru sia terpikir akan kemungkinan yang jalan A tu MUNGKIN akan bagi sia outcome yang lagi baik. MUNGKIN. CUMA MUNGKIN. Bercakap tentang mungkin, so mimang pun BELUM TENTU lagi sia akan jadi orang yang lebih baik dari diri sia sekarang kalau sia pilih jalan A tu.
Kesimpulannya, kita boleh spend bertahun-tahun untuk cakap, “Kalau la sia pilih jalan tu, mungkin sia nda mcm ni.” Tapi ini antara benda yang paling SIA-SIA yang kita buat, sebab daripada kau ingat2 benda yang BELUM TENTU lagi kau punya, kau lupa pula apa benda yang ada di genggaman kau. Actually, ini teori yang sia pakai selama ni. It’s about APPRECIATING, remember?

Tapi untuk sekadar mengisi masa lapang, pikir2 pasal kemungkinan ni actually best juga. Contohnya, mungkin kalau sia ikut jalan A, mungkin pada hari ini si Dingobee adalah geng karas sia dan bukannya setakat sia punya online friend. Sementara si Nantung pula mungkin sia punya ipar, dan bukannya moing IRC sia macam ni hari (*Lols). Si duan pula mungkin adalah sia punya boss, dan si smokey mungkin sia punya workmate dan maybe si Mens pula jadi laki kepada cousin sia. Dan si ulal pula, silap2 adalah husband sia (dan bukan setakat adiknya merangkap kekasih gelapnya yang ke-256) Wahahahaahahahaha. Neverending punya kemungkinan kan? Tapi kalau korang teda masa untuk dibuang, jan susah2 pikir. Gembira ja la dengan apa yg ada. At least mcm si ulal, dia tetap sia punya abang kesayangan jua. Daripada langsung sia nda kenal dia, kan sia sudah rugi berapa banyak gelak ketawa sudah tu. Sia teda can sudah kana cakap gila oleh customers sia sebab ketawa depan pc. Kan baik kalau kita bersyukur ja dengan apa yang ada? :)

Kita percaya saja bahawa apa yang kita ada sekarang ni adalah Yang Terbaik kita buli dapat, nda kira apa juga pilihan yang kita buat. Lagi best macam tu kan? :)

3 comments:

Anonymous said...

nah kalo bigini ko tulis!!! bagus lagi ko pilih jalan A !! kalo ko pilih jalan A kali sia ni biliunair bah sampai ada bini ke 256 !! wakwak!! sia salah komen kaitu ari ?
:)~~~~~~~~~

Twofivesix256 said...

No dearr...best kau komen, kasi idea sama sia ba tu. Thanks my beloved beloved dear dear jojon muahssss

AngeL BeaR said...

hahahahahaa~ betul juga owh kan~~~
well...like the famous saying always says "everything happens for a reason." =)